Hindari Penipuan Online Ketika Belanja Akhir Tahun

http://sayangberbagi.blogspot.com/2014/12/hindari-penipuan-online-ketika-belanja.html
Belanja akhir tahun memang menyenangkan apalagi kalau bukan karena potongan harga alias diskon yang menggugah hasrat berbelanja. Diskon akhir tahun biasanya berkisar mulai 10-90 persen. Namun, tentu saja tidak kuantitas barang-barang yang mendapat diskon besar-besaran tidak sebanyak barang lain dengan harga normal.

Masyarakat Indonesia yang dikenal sebagai salah satu masyarakat konsumtif tak ambil pusing dengan hal tersebut. Mereka tak segan-segan untuk bersaing memperebutkan barang-barang “sisa” yang diberi diskon gila-gilaan. Akibatnya, di dalam pusat-pusat perbelanjaan berjubel banyak orang yang ingin mendapatkan barang “sisa” idamannya.

Di toko daring (online marketplace) pun demikian. Jika di toko fisik bisa dilihat secara kasat mata dengan berjubelnya orang yang berada di dalam, tidak halnya dengan toko online. Ramainya situs belanja online hanya bisa dilihat dari jumlah pengunjung dan lalu lintas yang padat menuju ke situs tersebut.

Hal ini bisa dilihat ketika sebuah situs belanja populer mengadakan sesi penjualan kilat (flash sale) ponsel pintar Redmi 1S beberapa bulan silam. Dalam waktu sekejap, akses menuju situs tersebut langsung padat, dan tak sedikit orang yang gagal mengakses situs tersebut. Sebaliknya, yang sukses tentu bisa menyunggingkan senyum karena mendapatkan ponsel pintar berspesifikasi mumpuni dengan harga bersaing.

Namun, dari semua kelebihan situs belanja online, pastikan situs tersebut sudah memiliki banyak rekomendasi untuk memastikan bahwa kalian semua terhindar dari penipuan online. Akhirnya, semua orang bisa terpuaskan dengan cara belanja yang relatif lebih efektif tersebut.

Komentar